Minggu, 20 Maret 2011

dollar.gif

http://www.bandgroup.co.cc/dollar.gif

Pertempuran Do’A dan Takdir

Manusia hidup sudah ada Takdirnya masing – masing bahkan semua permasalahan kehidupan kita juga sudah ada takdirnya Rezeki, Jodoh, dan Kematian juga telah diatur takdirnya oleh yang maha KUASA (ALLAH) namun ketahuilah pembaca yang Budiman Nabi kita Bagi yang berumat Muslim (Muhammad RosuLULLAH SAW) telah mengajarkan dan juga telah mendapat mandat restu dari ILAHI mengizinkan Umat dan HambaNYA untuk meminta atau mengajukan Permohonan (DO’A) sebagai penentu kodar(Takdir) atau kata lain dapat merubah kodar ” dengan Berdoa kita dapat Merubah Kodar atau Takdir ” dengan catatan atas IzinNYA ALLAH lakukanlah upaya – upaya pendekatan yang dapat menyenangkan HATINYA ALLAH (mendapat Ridhonya) antara lain Tertibkan Ibadah, Perbanyak ZikRULLAH, Perbanyak Sedekah dan memperbaiki ahklaq dan budi pekerti. Pembaca yang Baik Disaat seorang Hambah Berdoa, Maka Doa – Doanya akan terbang kelangit menghalau Kodar atau takdir yang akan turun dari kalamnya ALLAH yang akan dijatuhkan kepadanya Hamba tersebut namun Doa- Doanya yang menghalau tadi bertarung, bertempur melawan Kodar (Takdir) yang turun dengan memperbanyak Doa – Doa maka semakin tajam dan banyak Bala bantuan terhadap Doa – Doanya datang menyusul mendobrak dan menghajar Kodar yang akan turun kepadanya, entah itu kodar buruk, jelek ataupun kodar sakit Dll semua dapat kita jawab dengan Doa – Doa yang baik. Terima kasih atas Derma anda Berbagilah sedikit sedekah untuk kami salurkan pada Yatim Piatu dan Fakir Miskin Melalui Bank Republik Indonesia (BRI) atas nama : Syaifuddin Rekening No. : 0803-01-027103-53-0 terima kasih semoga partisipasi anda, anda menjadi orang yang dipenuhi keberuntungan dan kebaikan Amin

Jumat, 11 Maret 2011

berlindung dari dosa Utang

.U.T.A.N.G Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berdo’a memohon perlindungan dari perbuatan dosa dan hutang. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ Dosa dan hutang, terkadang seorang hamba menganggapnya kecil dan remeh, padahal itu akan dibayar dengan amalan di akhirat kelak. Ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan bahwasanya orang yang mati syahid diampuni semua dosa-dosanya, kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pun memberikan pengecualian, yakni kecuali hutang. Dari ‘Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ “Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886) Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِىَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414.) Demikianlah keadaan orang yang mati dalam kondisi masih membawa hutang dan belum juga dilunasi, maka untuk membayarnya akan diambil pahala kebaikannya. Itulah yang terjadi ketika hari kiamat karena di sana tidak ada lagi dinar dan dirham untuk melunasi hutang. Be Jm 4 ever,,,,QHJ

Gempa Dhasyat Jepang Sinyal Kiamat

Aksi Gila

Belut Bantai Buaya